Top

Tips Cocok Mempersiapkan Diri Jadi Mahasiswa


Sebagai seorang calon mahasiswa baru, kalian akan dihadapkan pada banyak hal terkait persiapan menuju dunia kampus pasca masa putih abu-abu di SMA. Tentunya akan ada banyak hal yang harus mulai kalian siapkan agar supaya kalian dapat diterima untuk melanjutkan kuliah di tempat yang cocok dengan passion kita. Berikut ini ada beberapa tips dan trik sederhana yang dapat dilakukan bagi kalian yang sebentar lagi akan menyandang gelar sebagai seorang mahasiswa:

1.  Awali dengan niatan yang benar, karena niat inilah yang akan menuntun bagaimana keberjalanan studi kita kedepannya

2.  Lanjutkan dengan persiapan yang matang dalam hal pemilihan jurusan ataupun program studi yang hendak kita masuki. Kita dapat berdiskusi dengan 

orangtua, teman, bahkan guru BK (Bimbingan Konseling) di sekolah kita masing-masing.  Terbukalah dengan segala saran dan arahan yang mereka berikan, cermati dan cernalah perlahan setiap saran dan arahan yang kalian terima.  Bagaimanapun kalianlah yang pada akhirnya menentukan                         

kemana akan melanjutkan studi.

3.  Belajar sungguh-sungguh agar mendapatkan nilai yang terbaik dari usaha yang terbaik pula sehingga kita dapat diterima di jurusan ataupun program 

studi incaran kita.  Ikutilah bimbingan belajar (bimbel) yang selalu rutin mengadakan suatu program intensif maupun try out khusus persiapan ujian 

masuk PTN/PTS.

4.  Sering-seringlah berkomunikasi dengan kakak tingkat alumni SMA kalian yang sudah mendahului kalian memasuki dunia kampus, galilah sebanyak              

mungkin informasi terkait tips dan trik bagaimana agar dapat lolos dalam seleksi. Jangan malu ataupun ragu untuk menyampaikan hal-hal yang                  

menjadi kendalamu niscaya mereka akan dengan senang hati membimbing dan memberikan solusi bagi kalian.

5.  Buatlah kelompok-kelompok belajar kecil yang terdiri dari teman dekatmu yang memiliki satu visi dan misi yang sama sehingga bisa saling                            

memotivasi ataupun saat kalian menemui kendala saat belajar sendiri.

6.  Tanyakan kepada gurumu di sekolah ataupun mentor bimbelmu saat kalian menemui permasalahan dalam memecahkan soal yang kamu rasa sulit     

untuk kamu pecahkan sendiri. Kamu juga dapat berdiskusi dengan temanmu yang kamu anggap menguasai dalam suatu mata pelajaran tertentu.

7.  Jangan ragu untuk menginvestasikan sebagian uangmu untuk kalian belanjakan buku-buku yang berisi latihan soal yang akan mengasah 

kemampuanmu lebih dalam, sehingga akan menambah jam terbangmu dalam memecahkan suatu soal. Practice makes perfect!

8.  Ulang kembali pelajaran ataupun materi yang telah kamu dapat di sekolah maupun di bimbel agar semakin membekas di ingatanmu, baik itu rumus-

rumus, angka-angka, atau bahkan hafalan mati yang bagi sebagian orang akan terasa sulit jika tidak terbiasa. Buatlah bermacam-macam jembatan              

keledai untuk memudahkanmu mengingat hal tersebut.

9.  Jangan lupa untuk selalu meminta restu orangtua agar supaya mendoakan yang terbaik bagi kalian, karena tiadalah arti usaha tanpa ridho dan doa 

dari mereka.

10. Last but not least, selalu  jaga kesehatan dna kebugaran tubuh kita. Karena untuk melewati fase-fase sulit  ini  akan  dibutuhkan  fisik  dan  mental   

yang  kuat.  Jangan sampai semua persiapan yang telah dan sedang kalian lakukan sia-sia karena sakit. Apalagi cuaca kadang berubah-ubah tidak 

menentu yang dapat mempengaruhi tubuh kita. Jangan lupa olahraga yang teratur, makan makanan dengan porsi cukup dan gizi yang seimbang, 

serta istirahat yang cukup. Saat kita terserang flu, ingat selalu minum Mixagrip karena Mixagrip cocok untuk meredakan dan meringankan gejala flu. 

“Kita setuju, semua cocok minum Mixagrip. Saya cocok minum Mixagrip, semua cocok minum Mixagrip. Sakit flu memang cocok minum Mixagrip.”

 

Demikian tips cocok ala saya dalam menghadapi ujian seleksi masuk kampus, trust me it does work!

 

#CeritaSamaMixagrip

Mustafa Mahmud

Masmus.dr@gmail.com


Lensa yang Cocok untuk Travelling

Siapa yang tak ingin tersenyum bahkan tergelak saat melihat kembali foto-foto liburan beberapa tahun lalu? Di kehidupan yang semakin bergerak cepat, mengabadikan momen menjadi semakin penting, terlebih lagi disaat kita berlibur. Namun bagaimana agar foto-foto hasil liburan menjadi berkualitas dan layak disimpan? Jawabannya tentu ada pada kamera dan lensa yang digunakan saat mengambil gambar.

Selain kamera yang digunakan, lensa memegang peranan penting dalam menciptakan hasil foto yang berkualitas. Lensa yang cocok dengan objek foto akan menghasilkan foto yang lebih menarik. Karena itulah, langkah utama yang terpenting dalam memilih lensa untuk liburan adalah mempertimbangkan objek liburan Anda nanti. Mengambil gambar penduduk suku pedalaman Papua tentu akan berbeda dengan mengambil gambar sunrise di Bromo.

1. Liburan In-GeneralDisaat Anda berlibur dengan objek foto yang berubah-ubah; kadang pemandangan, kadang pasangan Anda; akan lebih cocok jika menggunakan lensa jenis ‘sapu jagat’. Disebut demikian, karena lensa ini bisa berfungsi sebagai lensa wide sekaligus tele. Di antaranya adalah 18-135 mm, 24-105 mm, 18-200 mm, 28-300 mm, dsb. Dengan cukup membawa satu jenis lensa ini saja, Anda bisa memenuhi berbagai kebutuhan fotografi saat travelling.

2. LandscapeJika Anda memang fokus untuk mengambil gambar pemandangan, seperti berlibur ke Raja Ampat atau Bromo, bawalah lensa jenis wide atau ultra wide dengan range 16-35 mm, 10-20 mm atau 17-40 mm. Sejauh apapun objek foto Anda, akan tetap tertangkap dengan jelas dan indah

3. PortraitSementara jika Anda fokus mengambil gambar orang, gunakanlah lensa jenis fixed dengan range 50 mm. Dengan bukaan/diafragma yang besar, foto pasangan atau teman Anda menjadi lebih tajam dengan background sedikit blur dan lebih dramatis.

4. HewanAkan lebih cocok jika Anda menggunakan lensa jenis telefoto hingga menjangkau 300 mm atau lebih, karena dibutuhkan jarak yang cukup jauh untuk memotret hewan agar tidak mengganggu mereka.


Ingin Belajar Gitar? Pilih Gitar yang Cocok

Banyak yang berfikir bahwa untuk belajar gitar tak perlu menggunakan gitar yang bagus dulu. Ternyata pendapat tersebut salah besar. Mengapa? Kenyamanan dan keindahan suara gitar memberi pengaruh sangat besar pada keinginan Anda untuk terus mengambil gitar setiap harinya. Jadi pastikan Anda menggunakan gitar yang cocok untuk memulai belajar dengan tips-tips berikut.

1.  Hindari membeli di pasar atau toko musik pinggir jalan, Seringkali kita melihat gitar-gitar buatan lokal digantungkan di toko musik pinggir jalan dan hanya dibandrol dibawah dari Rp150 ribu. Jika Anda atau anak Anda tidak bercita-cita menjadi pengamen jalanan, sebaiknya hindari membeli jenis gitar tersebut

2.  Elektrik atau akustik, Sebenarnya tidak ada pilihan yang lebih benar atau lebih salah untuk memulai belajar dengan gitar akustik atau elektrik. Keduanya memiliki keuntungan masing-masing. Dulu banyak yang memilih memulai dengan gitar akustik karena harganya yang relatif lebih terjangkau, namun seiring harga gitar elektrik yang semakin terjangkau, kini cocok saja memulai dengan gitar elektrik. Kesemuanya kembali pada selera, jangkauan jari, dan skill akhir yang ingin dituju.

3.  Belilah di toko musik ternama, Alat musik merupakan dunia yang rentan akan pembajakan, sehingga membeli di toko musik ternama akan menghindarkan Anda dari gitar abal-abal atau sering disebut sebagai ‘custom’ yang hanya menjual merk dan bukan kualitas. Disana juga tersedia pilihan merk original yang bervariasi dan cocok dengan budget Anda.

4.  Tidak ada salahnya membeli bekas, Jika budget Anda terbatas, tak ada salahnya membeli gitar bekas. Beberapa gitaris bahkan lebih memilih membeli bekas, karena semakin tua usia gitar, semakin terbiasa kayu gitar memantulkan nada, sehingga menghasilkan nada yang lebih warm. Maka jangan kaget jika sebagian gitar tua justru berharga mahal.

5.  Merk, Terdapat ratusan pilihan merk sesuai dengan ‘kelas’-nya, mulai dari yang terjangkau seperti Cort, Yamaha, atau Crafter, kelas medium seperti Squier, Takamine, Ibanez, atau Epiphone, hingga kelas mahal seperti Fender, Gibson, Taylor, atau Martin.



Melatih Anak untuk Bersikap Dewasa

Sebagai orang tua, tentu Anda sering dihadapkan pada situasi dimana anak menolak mengikuti kemauan Anda. Padahal Anda merasa bahwa apa yang Anda inginkan adalah yang terbaik untuknya. Kesal rasanya, tapi tetap harus menahan diri agar tidak terjadi kontak fisik. Lalu bagaimana baiknya menghadapi situasi demikian? Dan apakah anak yang tidak menurut adalah sebuah kesalahan?

Mungkin hal pertama yang sebaiknya Anda ingat adalah bahwa setiap anak memiliki jalan hidupnya sendiri. Hal ini tentu bukan berarti kita membiarkan begitu saja apapun yang terjadi dalam hidup anak, karena sebagai orang tua kita berperan penting sebagai pembimbing. Lalu bagaimana cara membimbing yang baik? Jawabannya tentu kembali pada keinginan kita sebagai orang tua akan jenis anak yang bagaimana yang ingin kita lihat saat dia tumbuh besar nanti. Jika ingin melihat anak yang penurut, Anda bisa gunakan model ‘kusir dan kuda delman’. Ingin ia belok kanan, maka belokkan ke kanan. Ingin belok kiri, maka belokkan ke kiri. Tapi jangan menyesal jika kelak ia tidak mengenal pilihan hidup yang selama ini ada dan tumbuh tanpa inisiatif. Ia juga akan kesulitan dalam mengambil keputusan hidupnya sendiri.

Tapi Anda tak perlu panik, karena solusinya cukup mudah. Anda hanya perlu membiasakan dia dengan pilihan pembanding sejak kecil. Misalnya, saat ia ingin arum manis padahal kita tahu hal itu kurang baik. Kita bisa berikan pilihan pembanding yang kita tahu juga akan memikat hatinya, misalnya tempat pensil bergambar tokoh superhero kesukaannya. “Deva mau arum manis atau kotak pensil jagoan?”. Mungkin ia tidak akan langsung memilih kotak pensil tersebut, namun dengan membiasakan dia dengan pilihan pembanding, kita terus melatih dia untuk berperilaku dewasa dalam mengambil keputusan. Dan yang penting, keputusan akhir tetap ada pada diri anak, demi kesiapan dia menghadapi dunianya.

 

Seberapa Seringkah Cocoknya Mengganti Seprei?

Tips kebersihan rumah akan hal yang seringkali luput dari pikiran kita. Coba ingat-ingat kapan terakhir kali Anda mengganti seprei tempat tidur? Minggu lalu? Bulan lalu? Atau seprei tersebut satu-satunya yang Anda miliki? Eww. Tahukan Anda jika seprei merupakan salah satu tempat ‘terkotor’ di dalam rumah? Seprei Anda, meskipun terlihat selalu bersih, merupakan tempat dimana tungau debu, bakteri, dan jamur tumbuh subuh. Masak sih?

Profesor Kesehatan dan Lingkungan dari University of Salford, Dr Lisa Ackerley, menjelaskan betapa kotornya seprei kita. Sisa keringat, sel-sel, bahkan setengah ons kulit kita luruh setiap pekan. Semuanya menempel di atas seprei. "Lingkungan lembap juga jadi tempat berkembang biak yang ideal untuk tungau debu. Tempat tidur rata-rata mengandung 10 juta tungau debu yang dapat memicu reaksi alergi," kata Dr. Ackerley.

Direktur Klinis Mikrobiologi dan Imunologi dari New York University's Langone Medical Center, Philip Tierno, juga mengungkap bahwa banyaknya sel kulit mati, keringat, dan kotoran lain di seprei tidak menutup kemungkinan adanya bakteri jahat. Misalnya bakteri fecal pada Ecoli yang berbahaya. Belum lagi jika Anda memiliki kebiasaan makan di atas tempat tidur atau bermain bersama hewan peliharaan disana.

Lalu bagaimana baiknya? Tierno menyarankan untuk mengganti seprei setiap satu atau dua pekan sekali. Dengan demikian pertumbuhan mikroorganisme bisa dihambat. Anda juga bisa mempraktikkan tips dari Dr. Ackerley. Buka jendela setiap pagi, kebas dan lipat selimut, letakkan di bagian kamar yang terkena sinar matahari. Ini membantu melepaskan uap air dan mencegah kelembapan. Nah, tunggu apalagi. Yuk kita bersih-bersih rumah dan ganti seprei tempat tidur.

sumber: https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/kapan-harus-mengganti-seprei


Granola dan Hidup Sehat: Cocok?

Menyelami lebih dalam trend baru sarapan sehat dengan granola.

Sekian lama makan sehat diasosiasikan dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Kini datang satu pendatang baru bernama granola, yang langsung dicintai para healthy lover. Granola adalah makanan yang terdiri dari obat, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan kering, dan sedikit oil. Berbeda dengan muesli yang ‘mentah’, granola diolah dengan cara dipanggang, sehingga selain biasa dinikmati bersama yogurt/susu, granola bisa dimakan langsung sebagai snack yang crunchy dan nikmat.

Granola memiliki kandungan utama berupa obat dan kacang-kacangan, menjadikannya kaya akan serat tinggi. Inilah yang membuat granola begitu bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, membantu mengontrol kadar gula darah, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan membuat Anda kenyang lebih lama. Kacang-kacangan dalam granola juga membuat granola mengandung lemak tidak jenuk yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan.

Di sisi lain, beberapa merk granola memiliki kandungan kalori, gula, dan lemak jenuh yang lebih besar. Karena itulah perlu lebih teliti dalam memeriksa kandungan gizi dan komposisi pada label merk granola sebelum membelinya. Sebaiknya pilihlah yang tidak/sedikit mengandung gula dan lemak jenuh, juga yang mengandung serat tinggi, setidaknya 20% dari nilai harian serat yang direkomendasikan. Kandungan gula dalam granola bisa berasal dari buah kering, madu, pemanis buatan, atau sirup yang ada dalam komposisi granola. Jangan lupa untuk membandingkan kandungan kalori dengan jumlah per sajian.

Granola dapat menjadi salah satu menu sehat dalam diet Anda karena mengandung serat yang tinggi. Namun, Anda tetap harus berhati-hati terhadap bahan tambahan dan kalori yang tinggi dalam produk komersial granola, jika Anda ingin mengonsumsinya secara teratur. Jangan salah pilih produk granola, karena granola dengan komposisi paling alami adalah yang paling sehat dan bermanfaat untuk Anda.

sumber: https://hellosehat.com/apa-itu-granola-untuk-sarapan/

Cocokkah Anda dengan Pilihan Baju Anda?

Tips menyiasati fisik badan dengan pilihan baju yang tepat

Seringkali kita jumpai mereka yang tampak memaksakan pilihan baju yang kurang pas dengan postur badannya. Alih-alih pingin terlihat seksi, malah semakin menonjolkan kekurangan fisik yang dimiliki. Untuk menghindarinya, cobalah beberapa tips memilih baju yang sesuai dengan bentuk badan berikut.

1. Berbadan kurus

Pilihlah baju model two piece daripada model terusan. Celana panjang plus kaos atau rok plus atasan lebih disarankan dibanding mengenakan baju terusan. Pasalnya, trik memisahkan bagian tubuh akan memberikan ilusi pada bentuk tubuh Anda. Setidaknya, tubuh Anda tak akan terlihat ‘rata’ dan tampak ada lekuknya. Jika Anda mesti mengenakan dress, pilihlah model yang menampilkan bentuk bahu, dada, pinggang, atau pinggul. Mengenakan ikat pinggang juga dapat menjadi pilihan untuk lebih menonjolkan pinggul Anda. Kemeja atau kaos berukuran M juga dapat dipertimbangkan untuk menyamarkan bentuk badan Anda. Tapi ingat, pilih yang bercorak, bukan yang polos agar semakin mengalihkan pandangan mata. Mengenakan baju berlapis juga bisa jadi trik untuk menambah ilusi berat badan Anda. Tapi, pastikan jaket atau blazer yang kamu kenakan tidak menutupi bagian pinggul. Jeans potongan low waist dan flat shoes juga bisa menjadi pelengkap untuk semakin memberi ilusi badan Anda tidak tampak lebih ‘panjang’ dari aslinya.

2. Berbadan gemuk

Sebagian besar mereka yang berbadan gemuk biasanya memilih mengenakan pakaian yang longgar untuk menutupi ukuran tubuhnya. Tapi tahukah Anda bahwa pakaian longgar tersebut justru membuat Anda terlihat lebih gemuk? Cobalah kenakan baju yang pas di badan, namun tidak terlalu ketat. Baju berbentuk V-neck juga dapat dipilih untuk menciptakan ilusi Anda terlihat lebih ramping dan vertikal. Anda juga dapat pintar-pintar memodifikasi pakaian agar terlihat unik dan mengalihkan perhatian orang dari tubuh Anda. Namun tentunya jangan terlihat berlebihan. Anda juga dapat mengenakan kaos atau tanktop yang tidak terlalu ketat. Lalu padukan dengan jaket atau cardigan berbahan tipis yang bagian bawahnya tidak terlalu panjang. Kalau bisa lebih pendek dari panjang kaos Anda. Cara terbaik lain adalah dengan mengenakan baju dan celana dengan model sederhana atau polos dan berwarna gelap. Jika Anda suka baju bermotif, pilihlah jenis motif yang kecil atau bergaris vertikal. Hindari juga memilih kain dengan bahan mengkilap. Sebagai asesoris, pakailah tas berukuran kecil dan sepatu berhak tinggi.

3. Berkulit gelap

Bagi Anda yang tergolong memiliki warna kulit sawo matang, sebaiknya hindari warna yang gelap, karena warna tersebut semakin membuat Anda terlihat kusam. Pakai ah baju dengan warna-warna pastel yang terang tapi soft. Warna biru muda, coklat muda, pink pastel, atau biru navy dapat menjadi pilihan Anda.

sumber:

http://www.hipwee.com/tips/buat-para-cewek-kurus-15-aturan-fashion-ini-wajib-kamu-catat/

http://temancantik.com/tips-memilih-baju-wanita-gemuk-agar-terlihat-langsing/