Top
Kata Dokter

SuperUser Account
/ Categories: Kata Dokter

KEBIASAAN SEHAT UNTUK MENCEGAH FLU

Sakit flu disebabkan oleh  infeksi virus akut yang biasanya dapat sembuh sendiri , terjadinya di  saluran pernapasan bagian atas yang melibatkan hidung, sinus, faring dan laring. Virus ini menyebar melalui kontak tangan dengan sekresi dari orang yang terinfeksi (langsung atau tidak langsung).

Masa inkubasi sekitar dua hari  sejak terinfeksi, kemudian akan timbul gejala seperti demam, sakit kepala,  sakit tenggorokan, bersin-bersin, hidung tersumbat, pilek, batuk, lemas, dll.  Tingkat keparahan dan jenis gejala akan bervariasi di antara individu, terjadinya demam biasanya menurun seiring bertambahnya usia.

Untuk semua permasalahan termasuk masalah penyakit, melakukan pencegahan adalah yang terbaik dibanding pengobatan. Selain menghabiskan biaya yang lebih sedikit, pencegahan dianggap memerlukan upaya/usaha yang lebih minimal dibanding upaya pengobatan.

Sebuah penelitian ilmiah yang sudah pernah dilakukan mengenai efektifitas upaya-upaya pencegahan terhadap flu. Didapatkan beberapa hal yang sering dilakukan adalah dengan sering  mencuci tangan dengan menggunakan air, sabun , atau dengan menggunakan desinfektan, tissu / sapu tangan, sarung tangan, dan masker, didapatkan bahwa  sebagian besar  menunjukkan bahwa tindakan pencegahan fisik tersebut dapat   mengurangi risiko menderita atau menularkan  infeksi saluran pernapasan bagian atas. Satu penelitian menunjukkan  kumur-kumur dengan 20 ml air (selama 15 detik diulang 3 kali ) dan dilakukan  3 kali sehari dapat membantu mengurangi resiko sakit flu.

Selain pencegahan fisik, pemberian suplemen zinc (pada anak)  dan probiotik ( pada anak-anak dan orang dewasa) juga terbukti dapat mencegah timbulnya flu. Beberapa supplemen lain seperti bawang putih, echinacea, ginseng, vitamin C , vitamin D, ternyata memberikan bukti yang  tidak cukup untuk meyakinkan dalam  mencegah terjadinya sakit flu, walaupun dari beberapa kandungan tersebut terbukti dapat membantu penyembuhan saat sudah terjadi flu.

Pemberian vaksin juga direkomendasikan  namun sifatnya spesifik, karena ada begitu banyak virus yang dapat menyebabkan selesma dan flu.

Beberapa tindakan pencegahan yang dapat membantu menghindari selesma dan flu, adalah:

· Hindari kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi .

· Makan banyak buah dan sayuran kaya vitamin untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.

· Saat bersin atau batuk, tutup mulut dengan tissu, dan buang ke tempat sampah kemudian cuci tangan.

· Jika tidak memiliki tisu atau saputangan, batuk ke dalam (lekukan) siku lebih baik daripada langsung ke tangan.

· Cuci tangan secara teratur terutama sesudah menggunakan /menyentuh fasilitas umum.

Mengingat virus penyebab selesma dan flu ini sangat banyak sehingga potensi tertularnya pun cukup tinggi , namun upaya-upaya pencegahan diatas dapat diterapkan sehingga mengurangi potensi tertular.

 

Sumber:

1. Prevention and treatment of the common cold: making sense of the evidence, CMAJ, February 18, 2014, 186(3)

2. https://www.medicalnewstoday.com/articles/166606.php

 

Previous Article Minum obat Flu ketika sedang hamil, Amankah?
Print
59 Rate this article:
No rating

Please login or register to post comments.

x